Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan bagian terpenting dalam sebuah perusahaan. Maka dari itu, tak heran jika banyak perusahaan yang membutuhkan seseorang yang memiliki keahlian dalam bidang tersebut atau disebut dengan ahli K3 umum.  

Apa itu Ahli K3 Umum ?

Ahli K3 umum adalah tenaga ahli di bidang K3 yang hadir untuk membantu pemerintah maupun perusahaan dalam mengurangi risiko cedera dan kecelakaan di tempat kerja. AK3U juga bertugas merancang program atau membuat rekomendasi yang tepat untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, serta tidak merusak ekosistem lingkungan. 

pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja ini sudah diatur dalam undang-undang. Berikut adalah undang-undang di Indonesia yang mengatur tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Selain itu, Menteri Ketenagakerjaan juga sudah mengeluarkan Permenaker RI No. 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Lingkungan Kerja. Terbitnya Permenaker baru ini untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman, serta mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Wewenang dan Tugas Utama Ahli K3 Umum

  • Mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja
  • Menjaga jalannya pelaksanaan peraturan K3 sesuai dengan bidang masing – masing yang ditekuninya
  • Mengontrol kondisi lingkungan kerja, mulai dari pengecekan kondisi mesin, menganalisa sifat pekerjaan, hingga mengawasi proses produksi yang sedang berjalan
  • Membantu mengawasi jalannya penerapan K3 yang diberlakukan di sebuah perusahaan, instansi atau lembaga terkait pada tempat ditugaskannya ahli K3
  • Membuat laporan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas K3 dan mengirimkannya ke pihak instansi yang berwenang
  • Merekomendasikan beberapa saran K3 kepada perusahaan tempat bekerja
  • Jika terjadi kecelakaan kerja, maka AK3U harus menyelidiki kecelakaan, serta mengidentifikasi penyebabnya sehingga dapat membuat rekomendasi tindakan pencegahan
  • Membuat kebijakan  terkait dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  • Mengadakan pelatihan tentang K3, seperti kesiapsiagaan darurat, cara mengatasi kondisi berbahaya saat bekerja, dan sebagainya

Syarat Menjadi Ahli K3 Umum

1. Sarjana dengan pengalaman kerja 2 tahun

Jika tertarik berkarir sebagai ahli K3, Anda harus mengikuti pelatihan AK3U. Namun, untuk mengikuti pelatihan tersebut, Anda wajib memiliki pendidikan terakhir sarjana, baik itu sarjana program studi kesehatan dan keselamatan kerja atau lainnya. 

2. D3 dengan pengalaman kerja 4 tahun

Jika tidak memiliki riwayat pendidikan terakhir sarjana, paling tidak riwayat pendidikan terakhir Anda adalah D3 dengan pengalaman kerja 4 tahun di posisi tertentu sesuai dengan keahlian yang Anda miliki. 

3. Telah dinyatakan lulus pelatihan atau seleksi

Jika sudah memenuhi semua persyaratan di atas, terakhir Anda harus lulus pelatihan atau sertifikasi agar mendapatkan gelar sebagai ahli K3 dan bekerja di sebuah perusahaan.

Ada beberapa jenis sertifikasi ahli K3 berdasarkan kompetensi yang diujikan, yaitu:

Skill Yang Harus dimiliki Ahli K3 Umum

1. Kemampuan Komunikasi Yang Baik

Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik merupakan salah satu skill penting yang harus dimiliki ahli K3. Hal ini dikarenakan, dalam pekerjaan ini Anda akan berinteraksi dengan banyak orang dari berbagai tingkat organisasi sehingga Anda harus bisa menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif, baik secara langsung maupun tertulis. 

2. Memahami Regulasi K3

Berhubung sebagian besar pekerjaan ahli K3 adalah mengawasi jalannya pelaksanaan peraturan K3 sesuai dengan yang tercantum dalam undang-undang dan Peraturan Pemerintah (PP), maka sudah seharusnya Anda memiliki pemahaman yang kuat akan dua hal tersebut. 

3. Mampu Mengoperasikan Komputer dengan baik

Sebagai ahli K3, nantinya Anda harus membuat laporan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas K3 serta melakukan presentasi di hadapan atasan dan karyawan lainnya. Itulah mengapa, Anda harus memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dengan baik, minimal mahir mengoperasi Microsoft Word dan PowerPoint.

4. Kemampuan Observasi yang baik

AK3U tidak hanya memastikan pelaksanaan K3 sesuai dengan undang-undang dan Peraturan Pemerintah (PP) saja, tapi juga harus mampu mengidentifikasi penyebab kecelakaan kerja. Agar dapat menemukan penyebab kejadian tersebut, tentunya Anda harus memiliki kemampuan observasi yang baik.

5. Memiliki Keterampilan Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan Yang Baik

Dalam hal keselamatan, pengambilan keputusan yang baik sangat penting. Seorang ahli K3 akan diminta untuk menilai masalah terkait keselamatan dan memberikan rekomendasi yang tepat untuk mengatasi masalah.

6. Kemampuan Menyusun Skala Prioritas

Tak hanya satu proyek saja, ahli K3 bisa saja menangani banyak proyek dalam waktu bersamaan. Oleh karena itu, ahli K3 harus mampu menentukan dan menyusun skala prioritas dengan baik.

7. Mampu Membangun Hubungan baik dengan atasan maupun rekan kerja

Sebagai Ahli k3, anda akan berhubungan dengan banyak orang, baik atasan maupun rekan kerja sehingga kemampuan dalam membangun hubungan kerja yang baik sangat diperlukan.

8. Memiliki Sertifikat Ahli K3 Umum

Memiliki sertifikasi AK3U atau K3 lainnya merupakan hal yang paling penting bila ingin berkarir sebagai ahli K3. Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan bila memiliki sertifikasi ahli K3.

Prospek Kerja Lulusan K3

ilmu K3 bisa diterapkan dalam segala jenis bidang industri.

  1. Environmental Specialist
  2. Analis Quality Control
  3. Health and safety engineers
  4. Pengawas konstruksi bangunan
  5. Advisor dan Auditor K3
  6. Ahli Ergonomi
  7. Ahli K3 rumah sakit
  8. Corporate safety
  9. Spesialis kebakaran

Manfaat Pelatihan Ahli K3 Umum

1. Dapat Melaksanakan Pembinaan Operasional K3

Manfaat mengikuti pelatihan ahli K3 umum yang pertama adalah agar peserta mampu dan dapat melaksanakan pembinaan operasional K3. Baik di perusahaan maupun instansi terkait tempat bekerja.

2. Memiliki Sertifikasi K3 yang Bermanfaat di Bidang Finansial

Ketika seseorang mengikuti pelatihan ahli K3 umum makan mereka akan diberikan sertifikat K3. Dimana sertifikat tersebut akan sangat bermanfaat di bidang finansial, sehingga standar gaji ahli K3 umum tidak dapat diragukan lagi. Bahkan profesi ini bisa dibilang sangat menjanjikan hingga beberapa puluh tahun ke depan.

3. Menunjang Promosi Jabatan di Perusahaan

Hampir semua perusahaan membutuhkan karyawan yang memiliki sertifikasi K3. Maka dari itu mengikuti pelatihan ini sangatlah penting, karena dapat menunjang promosi jabatan di sebuah perusahaan. Tidak hanya itu, kita juga akan dengan mudah mendapatkan pengalaman berbeda di perusahaan yang baru.

4. Dapat Memahami Situasi di Lingkungan Kerja

Dengan adanya pelatihan ahli K3 umum maka peserta akan dengan mudah memahami situasi yang terjadi di lingkungan kerja mereka. Tidak hanya itu, mereka juga akan sangat mudah mencari faktor penyebab, cara mengatasinya hingga tindakan pencegahan agar tidak terulang kembali.

5. Mengurangi Angka Kecelakaan dan Penyakit Akibat Kerja

Manfaat nyata dari sebuah pelatihan K3 umum adalah untuk mengurangi angka kecelakaan dan penyakit yang terjadi akibat kerja. Tidak hanya itu, pelatihan ini juga dapat meningkatkan performa karyawan, sehingga terjamin keselamatan serta kesehatannya dalam bekerja.


6. Meningkatkan Citra Positif Bagi Perusahaan

Memiliki sertifikat K3 umum memang tidak akan merugikan. Bahkan bagi perusahaan atau instansi akan lebih meningkatkan citra positif di mata klien, pemerintah, vendor dan masyarakat.

7. Memberikan Kepercayaan Kepada Mitra Kerja Perusahaan

Tidak hanya akan meningkatkan citra positif bagi perusahaan saja, dengan pelatihan K3 ini juga akan memberikan kepercayaan penuh kepada mitra kerja. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya rasa aman para mitra kerja perusahaan karena tidak adanya hambatan, insiden maupun kerugian yang terjadi dalam perusahaan.

8. Meningkatkan Profit Perusahaan

Dengan adanya citra positif dari pemerintah, masyarakat, klien maupun vendor, sudah dapat dipastikan dengan sertifikasi ini tentu akan menaikkan profit dari perusahaan tersebut.

Kesimpulannya

Demikian pengertian tentang Ahli K3 Umum beserta dengan tugas dan syaratnya menjadi Ahli K3 Umum. Sebagai tambahan untuk perlu kalian ketahui, bahwa di Indonesia terdapat 2 (dua) lembaga resmi yang mengeluarkan sertifikasi Ahli K3 Umum yaitu BNSP ( Badan Nasional Sertifikasi Profesi ) dan Kemenakertrans ( Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi ). Kalian bisa baca disini untuk mengetahui : Perbedaan Ahli K3 Umum BNSP dan Ahli K3 Umum Kemenakertrans. Kalau kalian ingin mengikuti pelatihan K3 Umum untuk mendapatkan sertifikat, saran saya sebagai penulis sebaiknya memilih K3 Umum setifikasi oleh Kemenakertrans terlebih dahulu.

Informasi Lainnya :

Instagram : trainingmitraprima

Facebook : mitra prima

Website : training.mitra-prima.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *